24: Bertambah dalam Hitunganku, Berkurang dalam Hitungan-Nya.

Ada beberapa perjalanan yang tidak perlu dirayakan dengan riuh, cukup disambut dengan hati yang lebih lapang dan rasa syukur yang makin dalam.

Dari 12 bulan yang ada, Juli akan selalu punya ruang paling hangat dalam ingatanku. Bukan sekadar tentang deretan tanggal, melainkan tentang keberanian seorang ibu yang pernah berjuang hebat melahirkan putri cantiknya ke bumi Allah.

Jujurly, kalau diinget-inget, ada perbedaan yang lumayan berasa antara ulang tahun saat kecil sama sekarang. Bedanya itu di level excited-nya makin berkurang. Kurasa perasaan ini sudah pelan-pelan muncul sejak menginjak usia 20-an, usia yang mendadak penuh bonus overthinking, drama-drama random, dan keribetan dewasa lainnya. Tapi sebenarnya yang bikin ribet itu pikiranku sama akunyaa ajaaaaa😭😂🙈, dann akuu menyadarii keribetan ituu semua emang ulahku, tapii gimanaa yaaaa, sulit sekali menghilangkan si ribet itu dalam pikiran si erina ini😤

Meskipun rasa excited itu berkurang atau makin menipis, aku tetap bersyukur semesta tetap memberiku satu putaran lagi. Karena semuak apapun aku sama hidupku, aku masih kurang percaya diri untuk MENINGGALkan bumi secepat ituu, heyy amalku masih cetek sekaliii🙈. Kali ini bukan cuma perkara usia yang menyentuh angka 24, melainkan bukti nyata bahwa aku sudah berhasil melewati badai, menanggung musim yang nggak selalu ramah, dan tetap berdiri tegak sampai di titik ini. Kamuuu OKE sihhh rinnnn, sumpahhhhhh🫂. Pokoknya semua orang harus tau kalau aku secinta sesayang dan sebangga ini sama diri sendiri wkwkwkk. Dan dalam setiap jengkal proses itu, aku sadar: Bertambah dalam hitunganku, namun sesungguhnya berkurang dalam hitungan-Nya. (ahhhhh ngetik ini pengen nangis dehhhh😭)

Allahumma khairan fii kulli Amrin antadziruh🤲🏼

Allahkuuu, berikanlah yang terbaik dalam segala hal yang aku tunggu. Banyak sekali yang kupinta, sebab aku teramat yakin Engkau tak akan pernah enggan mengabulkan. Pleaseeee, Ya Tuhannnnn kabulkanlah setiap doa yang kulangitkan, tunaikan segala pinta yang kurajut dalam sujudkuu, dan dekaplah pula setiap pinta yang diam-diam diselipkan oleh orang-orang yang menyayangiku di balik doa-doa mereka. Aminnn!

Bagiku, hari ulang tahun adalah perayaan atas hari-hari yang telah kulewati sejauh ini. Yaaaaaa walaupun jalannya nggak selalu mulus sihhh, tapi nggak semenyedihkan itu juga, kok. Hidupku bukan drama sinetron 1000 episode yang isinya cuma penderitaan. Ada hari-hari yang bikin ketawa lepas, senyum bangga, senyum melting, dann berbagai kisah menyenangkan lainnya. Tapi tidak dipungkiri ada jugaaaa momen yang bikin nahan air mata sampai dada sesak, nahan tangis sampai kepala pusing sendiri, bahkan sampai bikin si Disa ngambek karena ulahku. Tapi yaaaaaa namanya juga perjalanan uripp, emangg kaya gitu kannn.

Bahkan kalau orang-orang biasanya cuma dapet ujian "patah hati", tahun ini aku agak beda: sekalian dikasih bonus patah tulang, lengkap dengan segala episode drama pemulihan versi terbaikku. Tapi bercandaan semesta yang satu ini justru bikin aku mikir. Dari kejadian itu, aku baru beneran paham sama kalimat "cobaan itu adalah love language-nya Allah." Rasanya beda banget; bukan cuma sekadar diuji, tapi kayak lagi disenggol halus sama Allah buat balik makin dekat.

Seolah-olah Allah mau bilang, “Kamu yang takwanya masih bare minimum aja udah Aku jaga dan lindungi sejauh ini, apalagi kalau kamu beneran mendekat? Tentu Kucukupi segalanya, Kupeluk ragamu, dan Kutenangkan jiwamu”

Beneran kerasa sedalam, senyata, dan sedetail itu cara sayang-Nya ke aku. Gimana enggak baper cobaaaa aku jadi hamba-Nya🫂 yaaa baperr banget lahhh.

Kalau dulu pas kecil harapannya melangit cuma pengen hadiah barang, di usia 24 ini prioritasnya sudah shift. Aku cuma pengen satu hal: hati yang lebih lapang untuk mengikhlaskan, dan jiwa yang lebih tenang untuk menerima segala plot twist hidup.

Untuk orang yang paling kusayang satu bumi; Erinaku, cintaku, sosok yang kukagumi sepenuh hati, terima kasih sebab sudah menjadi rumah tempat segala lelah berteduh, terima kasih sudah hadir sebagai kehangatan yang tak pernah reda dan alasan utama kenapa aku selalu ingin bertahan. I Love you erina, and I thank you for taking care of me, so nice! Dan kini, selamat bertambah usia untuk erinaku, untuk diriku sendiri.

Semoga di usia yang baru ini, aku makin pandai bersyukur, makin tulus mengikhlaskan, dan makin berani memilih kebahagiaanku sendiri. Sehat tubuhku, kuat mentalku, dan jernih pikiranku. Cantik parasku, dirayakan kehadiranku, serta dicintai banyak orang. Lancar segala urusanku, mengalir deras rezekiku. Bahagia hidupku, tulus lingkunganku, dan syukur selalu di setiap hela napasku. Semoga setiap langkahku selalu ditemani takdir yang bersahabat, dibersamai kemudahan atas segala usaha, dan dikelilingi orang-orang baik di mana pun aku berada

Maka hari ini, bukan cuma perkara angka yang ingin kurayakan, tapi keberanianku yang terus memilih untuk hadir, bertahan, dan tetap jadi diriku sendiri di tengah semua hal yang pernah mencoba mengubahku. Sebab setiap jejak di alur ini, adalah penanda bahwa aku tetap bertahan menjadi aku.

Dan untuk semua babak baru yang masih rahasia: Kepada Yang Maha Pengasih, Maha Pengampun, Maha Penyayang, dan Maha Tepat Waktu, aku berserah.

Happy 24th to me. Let’s keep going.

 

 

Komentar

  1. selamat ulang tahun ya mbk erin yang langsing.
    smg tangannya yang "pengkor" segera pulih.
    salam sayang dari bocalmu tercinta🤣

    BalasHapus

Posting Komentar